Hanya Omelan Seorang Ibu

Posted: 3 April 2008 in Percikan
Tag:, , , , , ,

Uang, sudah menjadi dewa. Apa sih yang tidak terbeli oleh uang? Hukum dan keadilan saja bisa dibeli, belum lagi cinta, manusia, perempuan, anak. Hampir segalanya…hanya Tuhan saja yang tak terbeli. Mengerikan, untuk hal-hal yang tidak sepatutnya diperjualbelikan kenapa diperdagangkan. Segalanya dinilai dengan uang. Nyawa, jiwa manusia sudah tak berharga.

Ironisnya, barang-barang kebutuhan pokok nyaris tak terbeli oleh uang. Segalanya mahal, harganya melambung tinggi. Minyak goreng, terigu, kedele, susu, bbm, listrik, pendidikan, entah apa lagi. Untuk menyambung hidup saja susah, seberapapun uang ditangan, tak cukup memenuhi kebutuhan keluarga. Menyedihkan memang, di negara yang lebih dari setengah abad merdeka, masih ada yang meninggal karena kelaparan. Bunuh diri karena himpitan kemiskinan. Jadi sekarang ini miskin dilarang hidup?

Menjadi miskin itu salah siapa? Salah pemerintah dong, jelas. Salah pemerintah ketika tak mampu menurunkan harga, salah pemerintah ketika tak bisa membuka peluang kerja, salah pemerintah juga ketika tak mencerdaskan bangsa. Negara yang potensi alamnya luar biasa kaya, tapi juga luar biasa korupnya.

Apa yang kelak bisa kita wariskan kepada anak-cucu dikemudian hari? Hutang yang setinggi gunung? (Kalau gunung beneran masih indah dipandang, lha kalau gunung hutang, ih amit-amit). Banjir bandang setiap hujan tiba? Kelaparan dan kebodohan yang merajalela? Binatang-binatang langka yang tinggal kerangkanya saja? Kebudayaan agung yang entah diklaim milik siapa?

Apa ya yang sekarang bisa dibanggakan sebagai bangsa Indonesia? Ah, jadi berpikir dan bertanya-tanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s